This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later.

Pada akhir tahun 2025, jagat maya Indonesia digegerkan oleh kasus "Sister Hong Lombok". Seorang make-up artist (MUA) terkenal di Lombok bernama Dea Lipa (nama asli Deni Apriadi Rahman) ternyata adalah seorang pria yang selama ini tampil feminin menggunakan hijab. Deni mengakui bahwa penggunaan hijab baginya adalah simbol kecantikan dan kehormatan, serta bentuk ekspresi pribadi dan kekagumannya pada perempuan muslimah, bukan untuk menipu klien. Namun, kasus ini memicu perdebatan sengit di media sosial tentang identitas gender, kepercayaan publik, dan bagaimana hijab digunakan dalam konteks profesional.

"Ayang" (darling) content remains a high-engagement staple, focusing on sweet, respectful relationships that resonate with younger generations.

The Phenomenon of "Si Hijab Wonderful Emut Ayang Sepenuh Hati" in Indonesian Lifestyle and Entertainment

Over 44,500 videos for your VR headset.
Don’t miss out on new videos - log in now and subscribe