: Beberapa situs akan meminta Anda melakukan registrasi, mengisi data kartu kredit, atau memberikan akses akun media sosial dengan kedok "verifikasi umur" sebelum menonton.
The film's reception in Indonesia was marked by controversy and censorship. The film's explicit content and themes sparked debates about cultural norms and values. The Indonesian government's censorship policies and the film's rating system highlight the tensions between artistic expression and cultural protectionism.
langsung menuai badai protes global begitu pertama kali dirilis. Hingga saat ini, film tersebut telah dilarang tayang di lebih dari 40 negara, termasuk Spanyol, Australia, Malaysia, Norwegia, Brasil, dan tentu saja Indonesia. Lembaga Sensor Film Inggris (BBFC) bahkan memotong 49 adegan dengan total durasi 3 menit 48 detik hanya agar film ini bisa mendapatkan rating untuk penayangan terbatas. Amerika Serikat memberinya rating NC-17, yang berarti tidak boleh ditonton oleh anak di bawah 17 tahun. Larangan ini terjadi karena film tersebut dinilai melampaui batas kemanusiaan, menyajikan materi yang sangat sensitif dan tidak sesuai untuk tampil dalam konteks hiburan.